Pernikahan memang sebuah pintu gerbang baru yang menuntut 2 orang di dalamnya terus menyesuaikan diri. Kali ini Hipwee khusus merangkum berbagai pendapat dari pembaca setia Hipwee tentang apa yang mereka harapkan ada di diri sang calon suami. Khusus buat cowok-cowok yang sudah merasa siap nih, apakah berbagai hal ini sudah dimiliki? Atau kalian justru masih harus memacak diri?
1. Tolong Luangkan Waktu Untuk Anak-anakmu Nanti. Sentuhan Ayah Akan Membantu Mereka Mengembangkan Jati Diri
Suami juga harus ngurus dan momong anak via www.unfinishedman.com
“Buat saya, suami saya harus bisa ikutan ngurus anak dengan baik, bisa gantiin popok, bisa jadi ayah yang care buat anaknya, bisa berwawasan luas agar bisa berbagi dengan anak dan istri.”
Cyndi, 26, Yogyakarta
Peran ayah terbukti penting untuk membantu proses tumbuh kembang anak. Bagaimanapun anak ini ‘kan hasil dari buah cinta kita berdua, jadi wajar ‘kan jika istri berharap suami juga meluangkan waktu untuk membantu mengurus si buah cinta?
2. Sesibuk Apapun Kalian Mencari Nafkah, Jangan Pernah Lupa Berbagi Kehangatan Dengan keluarga Di Rumah
Selalu sempatkan waktu untuk istri dan anak via www.nsmbl.nl
Seorang istri pasti akan memahami dan memaklumi kesibukan sorang suami yang bekerja banting tulang untuk mencari nafkah. Tetapi, seorang suami juga harus menyadari bahwa waktu kebersamaan keluarga adalah hal yang paling berharga. Untuk apa ia banting tulang mencari nafkah jika pada akhirnya keluargalah yang menjadi korban. Itulah sebabnya, penting bagi seorang suami untuk selalu meluangkan waktu untuk keluarganya. Seperti apa yang diungkapkan oleh pembaca ini:
“Harus bisa menyisihkan waktu di sela-sela kesibukannya untuk sekedar minum teh/kopi di sore hari bareng aku sambil berbagi cerita tentang “kita”. Yah, quality time gitu deh, gak muluk-muluk kok. :)”
Dolly Reinhart, 24, Kupang
3. Saat Kau Lihat Istrimu Sudah Lelah, Tawarkan Bantuanmu Untuk Sesekali Mengurusi Pekerjaan Rumah
DIa juga harus mau membantu istrii mengurus rumah via www.huffingtonpost.com
Seorang suami memang sebaiknya pengertian kepada istrinya. Membantu istri soal urusan pekerjaan rumah juga tak akan menurunkan harga dirinya sebagai seorang kepala rumah tangga. Mengulurkan bantuan kepada istri justru akan membuat istri merasa dihormati dan tersanjung, dengan begitu istri akan lebih sayang dan menghormati suami.
“Harus bisa ngurus rumah juga, melakukan pekerjaan rumah yang biasa dikerjakan istri. Kalau suami juga bisa ngurus rumah, istri enak dong ada yang ngebantuin, dan pekerjaan rumah akan terasa lebih ringan kalau dikerjakan bersama.. hahaha.”
Lisa, 22, Semarang
4. Sebagai Seorang Laki-Laki, Kelihaianmu Memperbaiki Perkakas Akan Sangat Kuhargai
Suami harus bisa memperbaiki rumah via abcnewsradioonline.com
Tidak wajib memang, tetapi jika laki-laki bisa berperan bak seorang MacGyver, yang handal dalam ‘mengutak-atik’ segala hal, tentu ini akan menguntungkan dirinya dan keluarganya. Oleh karena itu, seorang laki-laki lebih baik melengkapi dirinya dengan skill-skill tertentu demi kemudahannya saat berumah tangga nanti.
“Harus bisa benerin listrik rumah kalau lagi rusak, benerin kendaraan pribadi kita kalau lagi rewel, harus bisa benerin laptop. Kan lumayan bisa buka usaha dengan keahlian suamiku.”
Bungsu Retnoningrum, 20, Madiun
“Suami gue harus bisa benerin kran air ledeng yang bocor. Kran air yang bocor kan urgent tuh, kalo nunggu tukang kan lama banget. Nanti banyak air yang kebuang kalau gak buru-buru dibenerin.”
Agrevonna, 20, Jakarta
5. Aku Tak Selamanya Bisa Ada Di Rumah. Kamu Harus Punya Kemampuan Dasar Memasak Demi Perutmu dan Perut Anak-Anak
Tak ada salahnya jika dia bisa memasak
Suami yang bisa memasak juga sama saja membantu meringankan beban istrinya. Jika suatu saat nanti sang istri sedang ke luar kota, hamil atau mungkin sedang sakit, sang suami tak akan kelabakan dan repot-repot mencari makanan di luar. Suami juga bisa lebih mandiri dan bisa berinisiatif untuk memasak bagi dirinya sendiri, istri, dan anak-anaknya. Hal ini juga diamini oleh para pembaca ini:
“Harus bisa masak, biar nanti kalau istri lagi sakit atau setelah melahirkan, suami bisa gantian masakin untuk istri tercinta. Ya walaupun gak mahir banget, seenggaknya tau lah sama bumbu dapur.. hehehe.”
Maya Ariyani, 22, Bekasi
“Untuk suamiku kelak, kamu harus bisa masak yaa, biar nanti kalo akunya lagi ga ada kamu yang masakin buat anak-anak.. hehe. Terus kamu juga harus bisa momong anak dengan sabar , ok :)”
Mey, 20, Bekasi
6. Punya Kemampuan Mengemudi yang Mumpuni Bisa Berguna Bagi Kehidupan Keluarga Kita Nanti. Anak-anak Kita Perlu Diantar, Aku Pun Senang Jika Dijemput Sepulang Kantor
Supaya bisa mengantar-jemput istri atau anak via us.protectyourbubble.com
Bisa mengendarai motor dan mobil, akan sangat berguna dan menguntungkan bagi keluarga. Ke mana-mana jadi lebih mudah dan efisien. Mengingat transportasi umum di Indonesia masih banyak yang belum cukup bersahabat bagi anak-anak, maka akan lebih aman jika seorang ayah mengantar jemput anak-anaknya ke sekolah, atau saat agenda liburan ke luar kota, akan jauh lebih mudah dan murah karena tak perlu bingung-bingung harus menyewa seorang supir.
“Harus mandiri yang bisa nyetir kendaraan sendiri, buat ajak anak jalan-jalan :)”
MT, 21, Jakarta
7. Kamu Adalah Imam Keluarga. Pimpin Kami Dalam Menghadap Tuhan Dengan Sebaik-Baiknya
Bisa menjadi imam sholat bagi keluarga via maulidyanosita.blogspot.com
“Bisa jadi imam sholat (yang bacaannya fasih dan tajwidnya juga bener). Tiangnya agama sob, kalo jadi imam sholat aja gak bisa mau dibawa kemana kita. Haha.”
Anisa, 24, Depok
“Bisa jadi imam. Secara dia kepala keluarga, jadi suami kudu lebih paham tentang masalah agama dan membimbing istrinya buat beribadah lebh baik lagi.”
Keke, 23, Probolinggo
8. Kalian Boleh Tegas. Tapi Tetap Harus Punya Kendali Emosi dan Tahu Batas
Harus bisa menahan emosi via schmidtlawservices.com
Oleh karena itu, seorang suami itu wajib untuk memiliki rasa sabar. Dia harus bisa menahan emosinya agar bisa terhindar dari hal-hal buruk dan kasar yang tak sepantasnya dilakukan seorang suami kepada istri maupun anak. Emosi adalah suatu hal yang manusiwai, tetapi bagaimanapun juga setiap orang juga wajib bertanggung jawab mengendalikan emosinya. Sebagaimana pendapat yang diutaraan oleh pembaca ini:
“Harus bisa sabar, bisa ngontrol emosi. Boleh marah, tapi tidak memukul.”
Ais, 19, Yoyakarta
9. Jadilah Suami, Ayah, Sahabat, dan Musuh Terhebatku Dalam Berbagai Hal. Walau Sudah Menikah, Aku Tak Ingin Kita Kehilangan Kedekatan
Partner yang kompak bagi istrinya via katbevel.com
“Kalau aku punya suami nanti suamiku harus bisa buat aku nyaman,bisa jadi ayah,sahabat,pacar partner yang baik buat aku, bisa mengerti aku,bisa menjaga aku,nama baik aku dan keluaga :)”
Rini Nuraeni, 24, Purwakarta
10. Saat Kelak Kami Sudah Sepenuhnya Mendampingi, Tolong Jangan Lelah Membuat Kami Terus Jatuh Cinta Setiap Hari
Harus bisa menjaga rasa cintanya kepada istri via muslimfashion.ru
Oleh karena itu, suami juga perlu untuk selalu berusaha agar rasa cintanya kepada istri dan keluarganya terus bersemi. Tentu upaya untuk menjaga rasa saling cinta ini juga harus dilakukan oleh istri. Menimbulkan rasa saling cinta kepada pasangan sehidup semati bukanlah perkara sepele. Kesetiaan dan rasa cinta suami istri akan selalu mendapat ujian hingga maut memisahkan mereka. Karena itulah, penting bagi seorang suami maupun istri untuk bisa saling menjaga keromantisan dalam berumah tangga.
“Menjadi imam yang baik, Harus bisa bantuin masak hehe, bisa bikin jatuh cinta setiap hari, harus bisa jadi contoh yang baik buat keluarga, harus bisa diandalkan pastinya :D”Tugas menjadi seorang suami memang tidak mudah, tetapi jangan lantas membuat hal-hal tersebut sebagai sebuah tuntutan yang malah akan membebanimu. Seorang suami memanng sudah selayaknya bisa diandalkan oleh istri dan anak-anaknya. Nah, bagaimana menurutmu dengan pendapat pembaca di atas? Jika kamu punya pendapat lain, silahkan tuliskan pendapatmu di kolom komentar ya!
Indah Amalia, 18, Jakarta
Sumber : hipwee.com

0 Response to "Dear Calon Suami, Maukah Kalian Melakukan Hal Ini Saat Berumah Tangga Nanti?"